Sabtu, 30 Juli 2011

Benar-Benar Miskin

2 komentar
Dahulu, ada sebuah keluarga yang sangat kaya, karena ingin memberi pelajaran kepada putranya untuk menghargai kekayaannya, maka dia menitipkan putranya dirumah saudaranya yang tinggal di desa supaya putranya merasakan bagaimana menjadi orang miskin.

Setelah beberapa minggu berlalu, putranya kembali dari desa dan bapaknya bertanya kepadanya, “Sekarang engkau sudah mengerti apa artinya menjadi “fakir miskin”?
Dengan percaya diri, putranya berkata, “Sekarang saya sudah tahu ayah!”
Ayahnya berkata lagi, “Kalau begitu coba jelaskan kepada ayah!”

Putranya berkata, “Di beranda rumah kita malam hari ada lampu listrik, tetapi di rumah penduduk desa mempunyai langit yang penuh dengan bintang-bintang; dirumah kita tempat bergeraknya walaupun luas, tetapi tempat bergerak penduduk desa lebih luas lagi; makanan dirumah kita harus dibeli dengan uang, tetapi penduduk desa makanan mereka ditanam sendiri, tidak habis dimakan malahan dapat dibagikan kepada tetangga; saya dirumah setiap hari dilayani pelayan, tetapi penduduk desa selain mengurus diri sendiri juga dapat melayani orang lain; rumah kita dikelilingi oleh empat dinding, tetapi dikelilingi oleh sekelompok teman yang melindungi mereka !”

Orang kaya ini setelah mendengar penjelasan anak terbengong disana, putranya melanjutkan berkata lagi :Ayah terima kasih engkau membuat saya mengerti betapa miskinnya kita yang sebenarnya!”

Sumber : >>>>  (Erabaru/hui) <<<<

Baca Selengkapnya...>>>

Minggu, 12 Juni 2011

Keinginan Biri-Biri

4 komentar
Biri-biri sifatnya lembut dan lemah, oleh sebab itu sering disakiti oleh binatang lain. Oleh sebab itu dia meminta kepada Tuhan untuk mengurangi penderitaannya.
Tuhan lalu berkata, "Nampaknya sewaktu saya menciptakan engkau, saya tidak memberikan engkau senjata untuk membela diri, begini saja, sekarang saya memberikan kepadamu sebuah pilihan sebagai senjata untuk mempertahankan diri. Saya akan memberikan di mulutmu ada gigi yang tajam, dan di kakimu mempunyai cakar yang tajam."
"Oh, tidak, saya tidak ingin sama dengan binatang buas yang lain." Jawab biri-biri.
"Kalau begitu, saya akan memberikan kepadamu bisa (racun) di gigimu." Jawab Tuhan.
Sambil mengelengkan kepala biri-biri berkata, "Saya tidak ingin sama dengan ular berbisa, ular berbisa dibenci oleh orang!"
"Begini saja, saya akan memberikan tanduk dikepalamu, dan memberikan leher yang kuat, sekarang engkau sudah puas?"
"Saya tidak mau, dengan demikian saya akan sama dengan kambing hutan yang suka bertarung."
"Tetapi, engkau ingin melindungi diri sendiri dari binatang buas yang lain,  oleh sebab itu engkau memerlukan senjata untuk melawan binatang yang lain!"
"Ehm…" Biri-biri menghelakan nafas berkata, "Tuhan yang baik, biarkan saya tetap seperti saya yang semula, karena saya khawatir setelah saya mempunyai kemampuan melawan binatang yang lain, akan menimbulkan niat saya untuk menyakiti binatang lain."
Setelah kejadian itu, biri-biri tidak pernah lagi berkeluh kesah. 

Sumber : >>>> (Erabaru/hui) <<<<
Baca Selengkapnya...>>>

Sabtu, 04 Juni 2011

3 Tips Agar Dihargai Kekasih

2 komentar
Diremehkan dan dianggap lemah oleh pasangan, bisa jadi karena dari sikap Anda sendiri. Agar si dia tahu Anda juga memiliki 'kuasa', tunjukkanlah padanya Anda tidak bisa direndahkan.
Bagaimana caranya? Dikutip dari SheKnows, tiga hal ini yang harus Anda perhatikan agar lebih dihargai pasangan.

1. Percaya diri
Wanita yang percaya diri akan lebih dihormati pasangannya. Penyebab Anda sering direndahkan, mungkin karena Anda sendiri yang merasa rendah diri atau pantas mendapatkan perlakuan tidak baik. Ubah mindset Anda dan bangkitkan rasa percaya diri Anda. Walaupun sulit, Anda harus mengembangkan pemikiran positif tentang diri Anda. Jika Anda percaya diri, si dia dapat melihat kelebihan yang Anda punya.

2. Jangan mau diremehkan
Jangan biarkan diri Anda diperintah sesuka hati oleh pasangan. Jika Anda direndahkan pasangan, tunjukkan sikap bahwa Anda tidak terima perlakuannya tersebut. Setelah Anda menegur dan dia mengulanginya lagi, sebaiknya pikirkan lagi mengenai hubungan Anda karena Anda tidak layak mendapatkan hinaan dari siapa pun.

3. Tegaslah
Pria akan berpikir Anda mudah diperdaya jika lemah. Kelemahan itu dapat dimanfaatkan pria. Sehingga ketegasan menjadi faktor penting dalam menjalani hubungan. Jika Anda tidak setuju akan suatu hal atau tidak suka dengan perlakuannya, bersikaplah tegas. Semakin Anda tegas, maka dia akan semakin menghargai Anda.

Selain agar lebih dihargai pasangan, Anda juga harus belajar menghargai sang kekasih.


Sumber >>>> Click Here <<<<
Baca Selengkapnya...>>>

Jumat, 03 Juni 2011

Hati-Hati...Radiasi Ponsel Bisa Berujung Kanker Otak

2 komentar
REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK - Badan Kesehatan Dunia WHO baru-baru ini mengingatkan bahaya radiasi dari ponsel yang diklasifikasikan sebagai "sangat mungkin berisiko kanker". Badan ini sebelumnya telah melakukan peninjauan dari efek gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan manusia.
Deklarasi tersebut didasarkan pada bukti dalam penelitian atas mereka yang menggunakan ponsel secara intensif. Diketahui, intensitas tinggi pemakaian ponsel  mengakibatkan peningkatan risiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas.
Kesimpulan yang diambil International Agency for Research on Cancer (IARC), badan di bawah WHO, berlaku untuk radiasi elektromagnetik frekuensi radio pada umumnya, meskipun sebagian besar penelitian di daerah ini berpusat pada telepon selular.
Temuan adalah puncak dari pertemuan IARC yang diikuti 31 ilmuwan dari 14 negara untuk mengkaji ratusan hasil penelitian sebelumnya yang telah dipublikasi tentang risiko kanker yang ditimbulkan oleh medan elektromagnetik.  
Jonathan Samet, seorang ilmuwan di University of Southern California, yang memimpin grup itu menyatakan, "Mungkin ada beberapa risiko, dan oleh karena itu kita harus tetap mencermati hubungan antara ponsel dan kanker."
Dalam menunjuk bidang frekuensi radio sebagai "mungkin karsinogenik", WHO telah menempatkan mereka setara dengan sekitar 240 agen lain yang merugikan, termasuk medan magnet tingkat rendah, bedak, dan bekerja sebagai dry cleaner.
Laporan tersebut tidak menemukan mekanisme yang jelas bagi gelombang menyebabkan tumor otak. Radiasi dari ponsel terlalu lemah untuk menyebabkan kanker dengan memecah DNA, yang menyebabkan para ilmuwan mencari faktor penyebab lain.
"Kami menemukan beberapa benang merah yang memberitahu kita bagaimana kanker dapat terjadi tetapi ada kesenjangan dan ketidakpastian," kata Samet.
Christopher Liar, Direktur IARC, mengatakan bahwa dalam melihat implikasi potensial untuk kesehatan masyarakat, harus ada penelitian lebih lanjut tentang jangka panjang penggunaan  ponsel. "Menunggu ketersediaan informasi tersebut, penting untuk mengambil langkah-langkah pragmatis untuk mengurangi eksposur seperti perangkat hands-free atau SMS," katanya.

Sumber >>>> Click Here <<<<
Baca Selengkapnya...>>>

Sabtu, 28 Mei 2011

Dua Buah Cincin

2 komentar
Dahulu kala di India ada seorang hartawan, yang mempunyai dua orang putera. Saat dia telah meninggal sesuai dengan adat India, kedua bersaudara ini tinggal di dalam satu rumah untuk beberapa saat.
Setelah waktu berlalu timbul perselisihan diantara mereka. Mereka memutuskan membagi harta warisan tersebut.
Ketika mereka membagi harta mereka menemukan sebuah bungkusan milik ayahnya. Di dalamnya ada dua buah cincin. Satu buah adalah cincin berlian yang berharga dan yang satunya adalah cincin perak yang sederhana.
Setelah melihat cincin tersebut, sifat tamak abangnya mulai kelihatan. Abangnya berkata kepada adiknya.
"Cincin ini pasti bukan ayah yang membelinya, ini pasti adalah harta warisan dari kakek, pasti sudah turun temurun disimpan sehingga ayah menyembunyikannya, saya adalah putra sulung, cincin berlian ini sudah pasti menjadi milik saya, dan cincin perak ini untukmu,” katanya.
Adiknya dengan tersenyum berkata, “Baiklah abang! Saya sudah gembira mendapat cincin perak ini, semoga cincin itu bisa membuat abang menjadi bahagia!”
Setelah memakai cincin itu, mereka pulang ke rumah masing-masing.
Si Adik, setelah sampai di rumah berpikir, ”Ayah menyimpan cincin berlian hal ini bisa dipahami, tetapi kenapa cincin perak sederhana yang tidak berharga ini juga disimpan, apa maksud ayah?”
Akhirnya dia melepaskan cincin di tangannya dan memperhatikannya dengan seksama. Dia melihat di dalam cincin itu terukir beberapa tulisan, “semua ini dapat berubah” Oh.. ini pasti pepatah yang ditinggalkan ayah “semua ini dapat berubah!” lalu dia memakai kembali cincin ini.
Kedua saudara ini mengalami gelombang dalam kehidupan ini. Ketika menghadapi nasib beruntung abangnya lalu merasa sangat gembira dan berfoya-foya tidak bisa menjaga kestabilan hatinya, ketika menghadapi kesulitan dia menjadi sangat susah, stress, tidak dapat tidur, tekanan darahnya tinggi, mulai mengonsumsi obat-obatan, akhirnya memerlukan perawatan yang khusus. Inilah sang Abang yang mendapatkan cincin berlian.
Sedangkan adiknya yang mendapat cincin perak, ketika memperoleh keuntungan dia akan menikmatinya, tetapi di hatinya selalu berkata, semua ini dapat berubah. Dan ketika keberuntungan berubah, dengan tersenyum berpikir saya sudah menduga semua ini dapat berubah, jangan khawatir.
Dia dapat menjaga keseimbangan hatinya, benar saja semua keberuntungan dan kesialan pasti akan dapat berlalu, dia dapat memahami gelombang di kehidupan manusia ini semua pasti akan dapat berlalu tidak akan selamanya begini terus.
Berdasarkan pengalaman hidup dan meresapi pepatah ayahnya, dia dapat menjaga kestabilan hatinya. Akhirnya dia dapat hidup dengan tenang dan bahagia. Ini adalah sang adik yang mendapat cincin perak sederhana yang tidak berharga. 

Sumber >>>> (Erabaru/hui) <<<<
Baca Selengkapnya...>>>